TFG ( Non PNS )

SUBSIDI TUNJANGAN FUNGSIONAL

A.    Pengertian

Program subsidi tunjangan fungsional (STF) atau sering disebut Tunjangan Fungsionala Guru (TFG) adalah program pemberian subsidi kepada guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) yang bertugas di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat yang melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

Guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) adalah guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Program STF yang diberikan kepada GBPNS bersifat berkelanjutan sampai tahun 2015 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

B.    Kriteria Guru Penerima

Subsidi Tunjangan Fungsional diberikan kepada guru bukan PNS pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kriteria guru penerima STF adalah  sebagai berikut:

  1. Guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dibuktikan dengan Surat Keputusan yang diterbitkan oleh penyelenggara pendidikan;
  2. Memiliki masa kerja sebagai guru secara terus menerus sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun dengan ketentuan, terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2006 secara terus menerus bagi GBPNS yang bertugas di se satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, dibuktikan dengan surat keputusan pengangkatan pertama sebagai guru;
  3. Memenuhi kewajiban melaksanakan tugas minimal 24 jam tatap muka per minggu bagi guru yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Pembagian Tugas Mengajar oleh Kepala Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat atau ekuivalen dengan 24 jam tatap muka per minggu setelah mendapat persetujuan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan;
    1. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala satuan pendidikan mengajar minimal enam (6) jam tatap muka per minggu atau membimbing 40 (empat puluh) peserta didik bagi kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor;
    2. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala satuan pendidikan mengajar minimal dua belas (12) jam tatap muka per minggu atau membimbing delapan puluh  (80) peserta didik bagi wakil kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor;
    3. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan, kepala laboratorium, kepala bengkel, kepala unit produksi mengajar minimal dua belas (12)  jam tatap muka per minggu;
    4. Guru yang bertugas sebagai guru Bimbingan Konseling paling sedikit mengampu seratus lima puluh (150) peserta didik pada satu atau lebih satuan pendidikan;
    5. Guru yang bertugas sebagai guru pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusi atau pendidikan terpadu paling sedikit enam  (6) jam tatap muka per minggu;
    6. Guru yang bertugas sebagai guru pada satuan pendidikan khusus seperti pada daerah perbatasan, terluar, terpencil, atau terbelakang; masyarakat adat yang terpencil; dan/atau mengalami bencana alam; bencana sosial; dan tidak mampu dari segi ekonomi;
    7. Guru yang berkeahlian khusus yang diperlukan untuk mengajar mata pelajaran atau program keahlian sesuai dengan latar belakang keahlian langka yang terkait dengan budaya Indonesia;
    8. Guru yang tidak dapat diberi tugas pada satuan pendidikan lain untuk mengajar sesuai dengan kompetensinya dengan alasan kesulitan akses dibandingkan dengan jarak dan waktu.
    9. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
    10. Memiliki nomor rekening tabungan yang masih aktif  atas nama penerima STF.
    11. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik.

25 responses to this post.

  1. daftar penerima TFG tahun ini bisa dilihat di mana Pak? terima kasih informasinya……

    Balas

  2. Posted by aloha on Mei 10, 2012 at 1:12 am

    pak,…mengapa penerima TFG non PNS itu jumlahnya terbatas , padahal banyak teman – teman guru yang belum terdaftar sebagai penerima TFG,. ( bagaimana tindak lanjutnya untuk bisa masuk / bisa menerima tunjangan TFG ) ????? dengan syarat sudah bisa terpenuhi , tinggal nunggu pangggilan saja >>. trims pak atas perhatiannya.

    Balas

    • Memang penerima TFG Kuotanya terbatas, krn dari Kemdikbud jumlahnya dibatasi
      tetapi kami dari Dinas Pendidikan Kabupaten tetap mengusulkan semua usulan dari bawah (Lembaga/Sekolah ke UPTD Kecamatan).
      dengan harapan semua yang memenuhi syarat agar diterbitkan SK TFG nya.
      Apabila anda memang sdh memenuhi syarat tetapi thn ini blm usul, utk thn 2013 silahkan diusulkan ke UPTD Kecamatan.
      karena semua yang menentukan dari PUSAT (Kemdikbud)

      Balas

  3. Posted by herie potter on Mei 12, 2012 at 2:45 am

    TFG kpn cair pak..??

    Balas

  4. Posted by umi on Mei 12, 2012 at 2:22 pm

    pengelompokan PLPG bisa diopload dimana?

    Balas

  5. Posted by mariyanti on Juni 13, 2012 at 3:50 am

    TFG bs dipastikan kpn cairnya?da bln juni…

    Balas

  6. PAK ANTON UNTUK USULAN TFG TK KOQ BELUM ADA KABAR ?

    Balas

  7. Posted by hj.hindun alifa on April 17, 2013 at 3:54 pm

    pak anton…klo l9 kerja.jangan lupa solat dhuhur,dan makan siang..ya….

    Balas

  8. Posted by aurora on April 22, 2013 at 4:05 am

    pak dulu saya pernah dapat TFG cuma sekali dan sampai sekarang belum pernah dapat lagi.
    kenapa ya pak…????

    Balas

  9. Posted by dewi on Agustus 21, 2013 at 1:52 pm

    Assalamualaikum,
    pa, pencairan tunjangan fungsional n0n pns tahap 2 utk daerah tabalong-kalsel kapan yaa ?

    Balas

  10. Posted by sadiqul alim on September 2, 2013 at 4:10 pm

    pak bagaiman cara mengusulkan tunjangan funsional di tahun 2013? dulu saya pernah mengisi data tentang tunjangan fungsional,tunjangan profesi, tunjangan sertifikasi, terus apa itu ?

    Balas

  11. Posted by in meskobariyati on September 20, 2013 at 5:27 am

    Pak Anton, bagaimana pencairan Tpp tahap ke 2 saya kok belum cair? apa ada kabar dari jakarta, sebentar lagi tahap 3 mau cair, tolong ditanyakan lagi…..ya pak!

    Balas

    • sy cek di validasi PTK pada dapodik status sdh valid 24 jam
      tetapi setelah ditanyakan ke Pusat ternyata dapodik pernah tdk valid shg dana tpp tw2 ditangguhkan.
      utk sementara ditunggu aja proses ulang pencairan tw2

      Balas

  12. Posted by Tiara on Maret 26, 2014 at 5:17 am

    Mohon maaf pak Anton, saya mhon Tanya pak Anton, saya adalah guru honorer di SD Negeri. saya sudah mengabdi selama 9 tahun. Dulu saya adalah guru kelas 3. Tetapi di SD Kami, kami menerima guru baru yaitu guru bahasa inggris pindahan dari Kec. Driyo Rejo. kemudian tanpa ada rapat dengan saya, guru tersebut langsung di laporkan menjadi guru kelas 3 supaya guru tersebut bisa mendapatkan tpp, yang seharuskan kalau sesuai SK guru tersebut tetap guru bahasa inggris. Dan laporan saya di rubah menjadi guru bahasa inggris dan guru PLH yang jumlah jamnya tetap 24 jam tetapi tidak bisa valid masuk ke dalam laporan dapodik 24 jam, Karena tidak sesuai dengan Kurikulum. Mohon info atau sedikit solusi apa yang harus saya lakukan. Terima kasih

    Balas

    • utk PLH termasuk Muatan lokal, sampe hari ini tentang pelajaran mulok masih blm diakui oleh Pusat, meskipun sdh ada SK Bupati.
      krn masih proses verifikasi.
      ke depannya silahkan dikoordinasikan dg Kepsek dan Operator Dapodik spy pemenuhan 24 jam bisa terpenuhi.
      sebagai informasi saja bahwa pengusulan TFG sdh ditutup sejak tgl 18 Maret 2014

      Balas

  13. Posted by ann on Mei 3, 2014 at 5:47 am

    pak,untuk tfg 2014 jenjang sd,kapan di cairkan?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: